Iklan
jump to navigation

Kendaraan Baru STNK dan TNKB Belum Keluar, Bolehkah Dikendarai Dijalanan? 13 November 2015

Posted by Cak Akim in news, Uncategories.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

image

Motohits – Jadi gini, ceritanya sore-sore riding santai bareng pacar eh tiba-tiba dari belakang di klakson kendaraan lain dengan suara cukup kenceng. Awalnya motohits mengira mobil, nah pas kendaraan tersebut nyalip dengan “pecicilan style” ealah lah koq ternyata All New Honda CB150R. Nampaknya dia sudah mengganti klakson standar dengan after market yang suaranya lebih kenceng. Agak emosi ya, lha wong posisi kita sudah benar koq. Artinya motohits berada dijalur lambat, kalau mau nyalip ya monggo nyalip saja toh jalan masih lebar koq, nggak usah pake klakson-klakson terus. Nah kebetulannya didepan sekitar 50m ada traffic light nyala warna merah. Otomatis pengendara CB150R tersebut berhenti, motohits sendiri juga berhenti dengan posisi tepat di belakangnya.

Nah disitu motohits bisa dengan jelas melihat si pengendara tadi bersama motornya. Owalah ternyata anak kecil bro.. Nooh liat dia pecicilan cuma modal helm, kaos, kolor ijo dan sandal saja. Koq berani ya tanpa riding gear lengkap ngebut dijalanan perkotaan? Namun disini yang menjadi fokus pembahasan bukan masalah riding gear atau kelakuan si bikers, melainkan plat nopol yang terlihat absen di motor tersebut. Hmmm ini motor kayaknya masih kinyis-kinyis banget bro, lha wong plat nopol/TNKB belum keluar je..

Nah yang jadi pertanyaan, emang boleh ya kendaraan baru yang STNK dan TNKBnya belum keluar dikendarai dijalanan? Secara hukum jelas tidak diperbolehkan bro. Hal ini sudah diatur dalam pasal 228 UU No. 20 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkatan Jalan (UULLAJ) yang berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).”

Nah jelas tho, berkendara tanpa membawa STNK merupakan pelanggaran lalu lintas!!

Oke, itu baru STNK lho ya.. Plat Nopol atau TNKB gimana? Sama bro, hal ini sudah diatur di pasal 280 UULAJ yang berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).”

Dan pasal ini berlaku untuk semua kendaraan termasuk juga kendaraan baru yang memang STNK dan TNKB belum dikeluarkan. Sebab selama dua atribut kendaraan tersebut belum dikeluarkan ini artinya kendaraan tersebut belum teregistrasi di kepolisian. Nah bila masih nekad dua pasal tersebut diatas bisa dijadikan dasar hukum untuk pihak kepolisian memberikan tilang. Eits, bukan cuma itu lho ya. Menurut pasal 32 ayat 6 huruf a PP No. 80 Tahun 2012 tentang Tata cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan jalan, sepeda motor dengan tanpa STNK yang sah bisa di sita lho. Nahh jelas kan…

Namun masalahnya gini, mindset orang biasanya menganggap “lah kita kan beli motor buat dikendarai, bukan buat pajangan.. Masa iya nggak boleh dikendarai selama STNK dan TNKB belum keluar?”. Nah ini yang perlu dirubah mas bro, oke kita beli kendaraan pake duit sendiri. Tapi kita hidup di negara hukum, so kita wajib menaati hukum yang berlaku di negara ini. Namun demikian hal ini juga harus menjadi catatan pihak kepolisian, kita sudah bayar pajak dengan prosedur yang benar. Layani kita dengan baik lah, dalam artian jangan sampai ada keterlambatan yang berlarut-larut dalam penerbitan STNK dan TNKB. Oke fix?

Ya wes sekian dulu artikel ringan ini bro, semoga menjadi catatan bagi bro sis yang punya kendaraan baru..

Btw suwun yak buat neng Rizka (pacar ane gan 😀 ) yang sudah jepretin foto diatas dan ngasih ide buat artike ini. Hehe

Semoga berguna

Ditulis oleh Cak Akim

Ikuti/kontak motohits:
Facebook Fanspage : motohits.com
Twitter : @motohits
BBM Channel : C004650ED
Email : redaksimotohits@gmail.com

Artikel menarik lainnya:

Iklan

Komentar»

1. andhi_125 - 13 November 2015

uhuiii…disumbang ide nih 😉
betul cak, harusnya emang gak boleh berkeliaran di jalan, kalo tnkb-stnk belom ada
tapi, setahu saia, bisa kok, minta nopol bantuan, tuh, yang warna putih…bilang aja ke dealernya, nanti dibantu plus ada biayanya sih 😆
berlakunya nopol putih, ada yang sebulan, 2 atau 3 bulan, lumayan kan buat mejengin motor baru?? :mrgreen:

2. Mase - 13 November 2015
3. andikakusumaharyanto - 13 November 2015

lhaaa temen kantor saya baru beli nmax….blm ada plat langsung dibawa ngantor…..katanya liwat jalan tikus

4. aganwidodo - 13 November 2015

Kenyataan dilapangan susah juga sih, Ya kalo stnk dan plat nopol cepet keluar sih gak masalah, Kalo plat nopol setahun baru keluar gimana mas? Selama setahun tuh motor kaga boleh dipake atas nama hukum? Soale banyak banget kejadian plat nopol yg lamaaaaa banget baru keluar.

5. irawan - 20 November 2015

Klo pajak sdh jadi ya ngak pa2 bos,di gresik pajak 2 minggu jadi,tp plat no,stnk,bbkp 6 bln baru jadi,plat no beli diluar bisa kok

6. Dika Nur - 17 Maret 2016

di daerah mana ya om??

Cak Akim - 18 Maret 2016

Perempatan Ponolawen, Pekalongan om


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: