Iklan
jump to navigation

Pengguna Motor Dengan Headlamp LED, Harus Lebih Kontrol Bro… 10 November 2015

Posted by Cak Akim in Tips & Trik, Uncategories.
Tags: , , , ,
trackback

image

Motohits – Belakangan headlamp dengan teknologi LED memang menjadi trend sepeda motor di tanah air. Dari pabrikan Honda, Yamaha, Kawasaki, maupun yang lainnya sudah menyematkan teknologi ini ke beberapa produknya. Hal ini dilakukan tentunya atas dasar inovasi dan efisiensi  yang coba disuguhkan pabrikan ke konsumen. Yahh semua tahu LED memang lebih “wah” dibandingkan dengan bohlam biasa, selain hemat daya dan minim perawatan, LED juga memiliki kinerja yang jauh lebih baik. Terangnya itu lho, fungsional banget bro..

Namun yang namanya konsumen kadang tak mau tahu plus minus dari produknya, termasuk juga teknologi headlamp LED. Mereka beli, pakai ya sudah.. Ngapain ribet-ribet mempelajari teknologi ini. Padahal menurut motohits pribadi pengetahuan akan produk yang kita pakai sangatlah penting. Kenapa? Setidaknya kita bisa mengontrol baik dalam perawatan maupun kerperluan lain. Nah inilah yang seringkali motohits jumpai dijalanan bro.. Entah itu sengaja atau tidak kadang mereka pengguna motor dengan headlamp LED kurang kontrol perihal sorotan cahaya lampu motornya. Jadi gini, tidak sedikit posisi reflektor lampu sedikit bergeser seiring digunakannya motor yang terus menerus di berbagai kondisi jalan. Hal ini tentu saja berpotensi mengakibatkan sorotan lampu berubah lebih mengarah kedepan. Praktis jika terjadi yang demikian akan sangat-sangat mengganggu pengguna jalan lain yang berada didepannya. Padahal LED beda dengan bohlam lho ya, terangnya bisa dikategorikan lebih menyilaukan. Maka dari itu harusnya pengguna motor dengan lampu jenis ini hendaknya bisa lebih bijak dengan rutin mengontrol sorotan cahayanya. Jangan sampai mencelakakan orang lain hanya karena keteledoran kita.

image

Oke itu masalah yang pertama, masalah yang kedua yang sering motohits temui adalah lampu high beam/tembak terus menerus menyala. Wes pokoe silaunya pake banget kalau ketemu yang demikian.. Entah mereka lupa, memang acuh saja, atau mungkin mereka kurang mengetahui fungsi lampu dim yang pasti hal ini sangat mengganggu. Sekali lagi, LED beda dengan bohlam biasa!!

So, kemajuan teknologi yang coba disuguhkan pabrikan harusnya disertai juga dengan knowledge konsumennya. Alangkah bijaknya mereka yang menggunakan motor dengan lampu LED lebih kontrol lagi, jangan samakan dengan lampu bohlam biasa.. Ingat ya bro..

Semoga berguna

Ditulis oleh Cak Akim

Ikuti/kontak motohits:
Facebook Fanspage : motohits.com
Twitter : @motohits
BBM Channel : C004650ED
Email : redaksimotohits@gmail.com

Artikel menarik lainnya:

Iklan

Komentar»

1. Ms Dhukha - 10 November 2015

Betul, paling jengkel kalau papasan pake motor dengan lampu depan LED yg nyorot langsung ke mata……..
========================
https://dhukha99.wordpress.com/2015/11/09/video-full-race-motogp-valencia-2015-rossi-juara-dunia-tanpa-mahkota/

Cak Akim - 10 November 2015

Saya sering mas, apalagi klo jalanan gelap. Byuh silau pake banget

Ms Dhukha - 10 November 2015

Betul sekali…..

2. gilaroda2 - 10 November 2015

Harusnya untuk saklar high diilangin aja, diganti model pass beam, sekali tekan langsung balik lagi…

Cak Akim - 10 November 2015

Nah, mungkin ini lebih baik

3. dimensiontripper - 10 November 2015

nggak mau belajar apa yg dibeli ibarat dikasih tau kulkas itu buat nyimpan makanan tapi tetep ngeyel klo kulkas itu tempat nyimpan sepatu

4. RF - 10 November 2015

Kelemahanya cukup berbahaya juga.
Numpang sharing aplikasi android untuk merawat motor matic Gan
http://en.knicket.com/android/servis-motor-matic/w9446


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: