Iklan
jump to navigation

Mayor Change Itu Perlu, Tapi Sebisa Mungkin Jangan Cederai Konsumen Loyal.. 12 Oktober 2015

Posted by Cak Akim in otomotif.
Tags: , , , , , , ,
trackback

image

Motohits – Bicara facelift entah itu mayor change atau hanya minor change sangat erat kaitannya dengan produk sepeda motor di Indonesia. Mengapa? Tak lain karena di Indonesia sendiri persaingan pasar terbilang tinggi. So, mau tidak mau para pabrikan harus menyesuaikan permintaan pasar yang menginginkan suatu produk terus berkembang.

Perubahan besar itu perlu.
Memang jika suatu produk stagnan hanya disitu saja lama kelamaan akan tergerus kompetitor. Minimnya inovasi akan membuat produk tersebut mulai tertinggal, baik disisi teknologi, fitur atau desain. Jadi perubahan itu memang sangat perlu untuk mempertahankan eksistensi produk di suatu market.

image

Namun perubahan besar berpotensi membuat produk lama terlihat usang.
Yups, inilah dilematis yang kadang di rasakan para produsen otomotif. Disatu sisi mereka membutuhkan perubahan besar untuk meningkatkan pangsa pasar. Sebenarnya bukan hal sulit bagi pabrikan untuk membuat sebuah update produk yang punya value tinggi dibanding generasi pertama. Terlebih bagi mereka yang memiliki sumber daya yang tinggi.. Namun disisi lain perubahan yang mereka buat bisa saja mencederai produk awal mereka plus para konsumennya. Itulah yang menjadi problem.. Bagaimana kalau hal ini dilakukan? Ada dua dampak yang bisa terjadi, pangsa pasar makin meroket dan kehilangan konsumen loyal. Nah dengan update signifikan terlebih perubahan yang ada sesuai dengan selera pasar maka kemungkinan market share mereka meningkat sangat besar.. Namun mereka juga akan kehilangan konsumen loyal, mungkin banyak yang setuju jika motohits katakan para konsumen produk generasi pertama kecewa dengan perubahan yang dibuat pabrikan. Bagaimana tidak, kuda besi kesayangan bakal terlihat tertinggal bro.. Nyeseknya tuh disini sambil nunjuk ban, headlamp, speedo meter, dan mesin 😀 .  

image

Nah maka dari itu pabrikan memang dituntut untuk melakukan perubahan besar pada produknya. Namun juga harus memikirkan konsumen loyal yang sudah setia menggunakan produk generasi pertamanya.. Jadi harus pinter-pinter dah.. 😀

Semoga berguna

Ditulis oleh Cak Akim

Ikuti/kontak motohits:
Facebook Fanspage : motohits.com
Twitter : @motohits
BBM Channel : C004650ED
Email : redaksimotohits@gmail.com

Artikel menarik lainnya:

Iklan

Komentar»

1. FЭЯY - 12 Oktober 2015
2. java36 - 12 Oktober 2015

Kalo disini kebanyakan malah pengen ganti yg baru :v

Cak Akim - 12 Oktober 2015

klo orang berduit mungkin iya, tapi kalau baru beli uangnya nabung 5tahun eh tiba2 ada yg baru.. ya wes nyesek hehe

java36 - 12 Oktober 2015

Yg nyesek yg kredit yo kang, padahal baru ngambil berapa bulan hehe

Cak Akim - 12 Oktober 2015

nah itu lebih nyesek kang..

3. Ask - 13 Oktober 2015

Kalo dalam jangka wktu lama min 5 tahun (mayor) kemungkinan konsumen loyal akan mengganti tunggangannya dengan versi baru, berarti pembeli lama Dan baru tertanpung. Jika jangka wktu pendek, mama hanya menyasar pembeli baru, kecuali orang beruang.

Cak Akim - 13 Oktober 2015

Yups, kalau jangka waktunya cukup lama memang wajar. Tapi klo cuma 3th ya nyesek banget bagi yg baru beli versi lawas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: