jump to navigation

Terkadang Kompetitor Bisa Jadi Inpirator 16 Januari 2015

Posted by Cak Akim in honda, yamaha.
Tags: , , , ,
trackback

persaingan bisnisMotohits – Dalam suatu pasar biasanya terdapat satu, dua atau bahkan lebih pelaku pasar yang saling memperebutkan hati konsumen. Tak terkecuali pasar sepeda motor tanah air ini, berbagai macam produksen saling berkompetisi dengan menyuguhkan produk-produk menarik untuk sekedar merebut hati konsumen. Yups, memang begitulah mas bro.. Bagi konsumen kompetisi bisa dikatakan dibutuhkan dalam sebuah pasar. Loh iya tho? Mosok iya cuma ada satu produsen, bisa-bisa produk yang disuguhkan cuma stagnant gitu-gitu saja.. Ngapain berinovasi? Wong pasarnya di monopoli.. Mau dikasih produk seperti apa juga konsumen bakal beli, karena gak ada yang lain. Iya kan? Nah makanya konsumen sebenarnya bisa diuntungkan karena adanya kompetisi.

Yups, itu bagi konsumen. Sedangkan bagi produsen? Kalau saja produsen mau blak-blakan sepertinya sih nggak mau ya ada kompetitor. Sebab dengan adanya kompetitor bisa-bisa konsumen lebih memilih produk lain ketimbang produknya sendiri.. Bisa merugi donk.. Akan tetapi disisi lain sebenarnya sebuah produsen membutuhkan kompetitor mas bro. Mengapa? Ada dua alasan menurut motohits yang mendasari hal tersebut. Yang pertama, dengan adanya kompetitor mau tak mau produsen terpacu untuk berinovasi. Yang kedua, kompetitor bisa juga jadi inspirator. Lho koq bisa? Monggo sima saja gambar berikut..

honda beat vs yamaha mioSudah ada bayangan? Yups, ketika desain ataupun teknologi kompetitor lebih unggul dan diterima konsumen maka mau tak mau produsen harus menyuguhkan hal serupa atau bahkan lebih. Sebagai contoh kasus Mio M3, entah ini hanya kebetulan atau memang terinspirasi dari kompetitor garis desain yang di usung Yamaha untuk Mio M3 ini terbilang identik dengan Honda Beat. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kita tahu Honda Beat merupakan salah satu kompetitor dari Mio dan skutik inilah yang menjadi raja disegmen yang dijajaki. Sepakat? Contoh kasus kedua, New Vario 150 entah kebetulan atau terinspirasi juga dari kompetitor menurut pandangan motohits pribadi garis desain headlamp (moncong) Vario 150/125 menyerupai Yamah R25. Terutama jika kita melihatnya dari samping. Memang sih kedua produk tersebut tidak berada dalam satu segmen, akan tetapi headlamp model R25 (kalau wak haji TMCblog bilang “ngumpet style”) ini memang sedang menjadi trend mas bro. Dan inilah yang disukai konsumen. So ada tak salahnya jika headlamp tersebut dilirik juga oleh Honda untuk desain skutiknya. Iya nggak?

yamaha vs hondaItulah realitanya.. Ketika hal yang dipunyai kompetitor dirasa bisa memikat hati konsumen maka tak menutup kemungkinan produsen sedikit mengambil hal tersebut untuk produknya sendiri.. Tak terkeceuali dengan desain. Sebenarnya kasus-kasus desain produk dari produsen A mirip dengan produk produsen B sudah banyak terjadi.. Dan itu lumrah dalam dunia otomotif.hehehe

Ini cuma opini motohits pribadi ya.. Mengenai kebenarannya hanya mereka (produsen) yang tau. Karena terinspirasi kompetitor, hanya kebetulan, atau benar-benar meracik sendi..?

Semoga berguna

Posted by Moch. Zainul Chakim
Facebook : Moch. Zainul Chakim
Email : redaksi@motohits.com
WhatsApp : 085727570067

Baca juga:

Komentar»

1. ardiantoyugo - 16 Januari 2015

kalau sengaja dibuat mirip tapi ditambah keuntungan tersendiri… ya bisa lumayan pengaruhnya…

2. MotorGUE - 16 Januari 2015

Belajar dari kompetitor

3. peysblog - 16 Januari 2015

mantebh nih.. setuju bro. Semakin rame persaingan maka konsumen yg semakin diuntungkan,

http://peysblogcorner.com/2015/01/16/new-vario-125-fitur-melimpah-kok-harga-bisa-turun-ini-analisanya/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: